Blantonhedegaard3's website

Our website

26
Ja
Begini Cara Melakukan Aqiqah Menurut Agama Islam
26.01.2017 05:50

Aqiqah itu berarti memutus dan melubangi, & ada pun yang mengeluarkan bahwa akikah adalah pamor bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, & dikatakan juga bahwa akikah merupakan serat yang untuk si bocah ketika menyembul. Adapun maknanya secara syari’at adalah satwa yang disembelih untuk menerima bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk keturunan yang baru lahir. Pengatur kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: " Al-'Aqiqah ataupun Al-'Iqqah berarti adalah sabut makhluk yang baru dilahirkan, baik oknum atau hewan. Dinamai juga daripadanya satwa yang disembelih untuk bujang yang pertama lahir dalam hari keseminggunya.

1. Pendek Hukumnya
Aqiqah hukumnya merupakan sunnah muakkad, sekalipun pengampu dalam stan sulit. Aqiqah dilakukan sebab Rasulullah saw. dan karet sahabat. Berikut adalah hadits-hadits tentang mengakikahkan anak yang baru lahir.

1. Nabi saw. berkata:
“Setiap bocah tergadai beserta aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur serta diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Rumpun Majah no. 3165 dan sebagainya dari sekutu Samurah bin Jundub r. a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini dalam kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]#@@#@!!.

2. Ashhabus Sunan memberitahukan:
Bahwa Rasul saw. meng-aqiqahkan Hasan dan Husain (cucunya dari Fathimah - pen) masing-masing seekor kambing qibasy.

3. Dan dari Tindasan bin Kepala Ash-Dhabiey, bahwa Nabi saw. bersabda: "Untuk anak laki-laki aqiqahnya. Tumpahkanlah atasnya darah, & hilangkanlah daripadanya kotoran dan najis. " (Riwayat Al-Khamsah).

4. Hadits dalam shahih Bukhari
Di setiap anak bersama aqiqahnya, jadi sembelihlah hewan dan hilangkanlah gangguan darinya.

5. Hadits riwayat Abu Daud
Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan tersebut agar beraqiqah dua termuda kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk momongan laki-laki serta seekor kibas untuk bayi perempuan.

6. Hadits riwayat Malik dan Ahmad
Fatimah Binti Rasulullah SAW (setelah melahirkan Patut dan Husain) mencukur rambut Hasan & Husain kemudian ia berzakat dengan perak seberat timbangan rambutnya.

7. Hadits riwayat Abu Daud dan Nasai
Barang siapa diantara kamu ingin beribadah mengenai anaknya perlu dilakukan aqiqah untuk bani dua sudut kambing yang sama umurnya serta untuk keturunan perempuan seekor kambing.

dua. Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki & Anak Cewek
Yang afdhal untuk anak laki-laki disembelihkan dua ekor kambing/domba yang serupa dan umurnya bersamaan. & untuk budak perempuan 1 ekor.
Daripada Ummu Karz Al-Ka'biyah berkata: Aku tahu mendengar Rasulullah saw. bersabda:

" Untuk anak laki-laki 2 ekor kibas yang serupa, dan untuk anak dara satu ekor. " Dan dibolehkan tunggal ekor domba untuk anak laki-laki. Rasulullawh saw. pernah meninggalkan yang demikian untuk Rancak dan Husain r. a., seperti saat hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah jikalau salah seorang diantara aku mempunyai keturunan, ia menyembelih kambing & melumuri kepalanya dengan darah kambing itu. Maka setelah Allah mendatangkan islam, kita menyembelih kambing, mencukur ataupun menggundul penyelenggara si momongan dan melumurinya dengan minyak wangi. ” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan mengenai sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Rumpun Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang orang2 pada sekiranya jahiliyah jikalau mereka beraqiqah untuk seorang bayi, itu melumuri randu dengan sundut aqiqah, lalu ketika menjatuhkan rambut si bayi mereka melumurkan saat kepalanya’. Dipastikan Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah ini dengan minyak wangi. ’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. Tenggat Penyembelihan

1. Jika mengizinkan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Bahwa tidak, jadi pada hari ke-14. Meski yang demikian masih gak memungkinkan, dipastikan pada hari ke-21 mulai hari kelahirannya. Jika masih tidak memungkinkan maka di kapan pula. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:?????????????????????????????? "Disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari ke-empatbelas, serta pada hari kedua persepuluhan satu. "
Rangkaian Berikutnya:
- Melepaskan anak sebutan
- Menyikat rambutnya.
- Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

2. Sedangkan syarat hewan kambing yang dapat jadi aqiqoh tersebut sama beserta syarat fauna qurban (kurban) sbb:
- Kambing: sempurna berusia 1 (satu) tahun dan merembes usia (dua) tahun.
- Domba: tertib berusia 6 (enam) hari dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak mampu ada bagian badan hewan yang kekufuran.
- Dagingnya tidak mampu dijual.

4. paket aqiqah bandung Bersamaan Antara Qurban dan Aqiqah.
Mulai sini tampak pertanyaan, yaitu bolehkah menyatukan niat aqiqah dan kurban? Bila sesuatu itu diperbolehkan apakah berdasar pada otomatis kurban yang dilakukan sekaligus dapat menggugurkan bujukan akikah? Mengenai hal ini ada dua pendapat:

Qurban yang ia tunaikan itu bisa sekali lalu diniatkan aqiqah dan menghapuskan anjurannya. Pendapat ini yaitu opsi yang disampaikan per Mazhab Hanafi dan satu diantara riwayat Ahmad. Dari padang tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Pelerai demam Sirin, dan Qatadah, setuju dengan amatan ini. Tersebut berargumentasi, wujud kedua kebiasaan sama, adalah mendekatkan pribadi kepada Yang mahakuasa swt. dengan perantara sembelihan fauna. Keduanya sanggup saling melengkapi dan mengisi. Kasus hukumnya sama ketika shalat wajib di Langgar disertai dengan niat shalat sunah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, mendukung opsi itu.

Kedua ibadah itu bukan boleh disatukan dan bukan bisa menghapuskan salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat ini disampaikan sambil Mazhab Maliki, Syafi’i, dan salah satu tambo Mazhab Ahmad. Alasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan kurban memiliki wujud yang tidak sama. Maka ini, satu tentu lain tidak boleh digabung. Latar belakang dan motif di balik kesunnahan ke-2 ibadah ini pun berseberangan. Jadi, sedikit tepat disatukan. Misalnya, denda yang real di haji tamattu' serta denda yang berlaku di dalam fidyah.

Comments


Make your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!